Recent Posts

Recent Comments

Pages

Tags

Ahmadiyah air Artis Indonesia Barang Antik bbm berat badan cegukan crane demam inspirasi Internet IT jantung Keluarga Kesehatan Koleksi Foto Foto krl liburan macet mainan mengusir semut pendidikan seks ratna sari dewi remaja sex-narkoba slank soeharto soekarno Sport Tips transport word press

Categories

Blogroll

Links

 

July 2010
M T W T F S S
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Meta

Spam Blocked


« Trecia dan Tobrian……. | Halaman Depan | EKONOMI KERAKYATAN-NYA PRABOWO SUBIANTO »

Kembali merasa menjadi BANGSA INDONESIA

By admin | May 29, 2009

Saya rasa banyak dari kita semua pasti bingung menentukan pilihan diantara 3 cawapres yang ada saat ini; mana yang mempunyai program yang baik dan pantas di pilih?

Mencermati dan mengamati perjalanan bangsa ini setelah setelah era orba berganti era reformasi , menurut saya pokok permasalahan pada pemimpin kita adalah bukan masalah bisa dan tidak bisa, akan tetapi lebih pada masalah berani atau tidak.

Ingat bangsa kita adalah bangsa yang besar dan bangsa kaya, akan kandungan alam yang tak ternilai; namun justru dengan kebesarannya dan kekayaannya tentu menjadi incaran bangsa lain yang ingin mengambil, menikmati dan menguasai kita.

Dengan kebesarannya dan kekayaannya tentunya untuk mewujudkan tekad menjadi kenyataan dari selogan INDONESIA RAYA (bangsa yang makmur dan disegani) sudah pasti BISA dilakukan.

Mengapa setelah merdeka berpuluh tahun kita masih jalan ditempat bahkan mengalami kemunduran? karena, kita memang di kondisikan (di buat) memang seperti sekarang ini dan dari kita sendiri tidak pernah BERANI untuk mewujudkan INDONESIA RAYA itu.

Seperti pada teori budak/babu/kacung tentu Juragannya/Bossnya tidak menghendaki budaknya mati/setengah mati (nanti juragan malah tidak bisa memanfaatkan tenaga sibudak) namun juga tidak mau si budak menjadi pinter, maju, makmur (nanti si budak malah tidak mau jadi budak lagi) ; jadi apa yang dilakukan oleh si juragan ya membuat si budak asal hidup. Ini persis apa yang terjadi pada bangsa ini, kita dibuat asal hidup, mati jangan , maju pun jangan ; sehingga mereka akan tetap terus bisa mengambil dan menikmati semua hasil bumi kita; menjual produk2 mereka, memakai tenaga2 kita dengan murah.

Bagaimana mereka melakukan itu : saya rasa banyak instrumen yang digunakan; lihat saja cara kerja TENGKULAK/RENTENIR : petani dikasih utangan dulu panennya di atur dan dikuasai sepenuhnya oleh si TENGKULAK so dengan adanya pinjaman2 asing yang menumpuk maka kita harus menuruti skenario mereka. Gas harus di jual dengan harga tertentu, bagi hasil tambang juga harus mengikuti keinginan mereka, pasar domestik harus di buka lebar2 buat mereka dan lain lain, dll, dsb, etc…….
Mereka semua berlindung di balik ….hukum2 internasional, standar2 internasional….yang sebenarnya dibuat oleh penguasa dunia ini yang tentunya akan menguntungkan mereka sendiri dari pada bangsa berkembang dan yang masih miskin seperti kita.

Jadilah Indonesia yang mempunyai pemimpin selama ini mengatakan bahwa : kita harus menghormati perjanjian2 sesuai hukum internasional itu…………meskipun dengan menghormati hukum2,standar2 itu rakyat harus diinjak2,menderita. Ini tidak ADIL!

Kita harus kembali menjdai Bangsa Kita Sendiri! maka nya kita perlu pemimpin yang BERANI..BERANI dan BERANI bukannya bukannya hanya bisa bicara KITA HARUS REALISTIS, KITA BELUM BISA.

BERANI apa ? BERANI menuntut keadilan untuk BANGSA ini. BERANI mengatakan bahwa BANGSA ini menghormati BANGSA LAIN namun tidak diatas kesengsaraan BANGSA SENDIRI.

BERANI : renegosiasi kontrak2 dengan asing yang diaanggap tidak ADIL, menjadwal Hutang karena kita perlu memberi makan terlebih dahulu pada anak bangsa ini yang masih banyak dibawah garis kemiskinan.

BERANI : melindungi pasar dalam negeri dari serbuan membabi buta produk2 asing
BERANI : duduk sejajar dengan BANGSA MANAPUN di muka bumi ini.

Dan saat ini itu ada pada PRABOWO SUBIANTO.

8 program aksinya, keinginannya, tekadnya, pemikirannya, semangatnya, optimismenya dan keberaniaanya telah menggugah OPTIMISME saya kembali menjadi seorang anak bangsa INDONESIA. Indonesia Raya yang di kita cita-citakan dalam lagu kebangsaan kita.

Setelah sekian lama terkungkung dalam kehidupan berbangsa yang semu, asal hidup, seorang PRABOWO SUBIANTO kembali mengingatkan kembali bahwa kita Harus Menuju INDONESIA RAYA!

Salam,
Tatag Mahmara

Topics: Opini |

Comments